Kamis, 02 Agustus 2012

CI2 EDIT | DELETE


Materi CI hari ini adalah membuat tombol “HAPUS” jadi begini langkah awalnya, pada file view_show_page.php tambahkan kode seperti dibawah ini :
Sehingga keseluruhan menjadi seperti ini :
Lalu untuk menyambungkannya, pada file news ditambahkan fungsi seperti ini :
Sehingga menjadi seperti ini :
Gunanya redirect (‘news/show’) dalah untuk menampilkan sisa data yang ada. Lalu kita hubungkan juga dengan fileModelNews.php, sehingga menjadi seperti ini :

Lalu kita Run, dengan mengetik localhost/basket/news/show pada browser, jika kita sudah memasukkan data sebelumnya, akan muncul tampilan seperti ini:
Kemudian, kita klik tulisan “Hapus” yang berwarna biru, data yang ada sebelumnya hilang, hasilnya adalah seperti ini:
Lalu buatlah database di phpmydmin :

Lalu, materi Ci selanjutnya adalah cara membuat form. Yang tutorialnya sudah ada di user_guide, cara melihatnya ketik di browser seperti ini: localhost/basket/user_guide. Akan keluar tampilan seperti ini:
Lalu kita klik kotak hitam di atas yang bertuliskan “TABLE OF CONTENTS” sehingga muncul tampilan seperti ini:


Lalu kita pilih “Form Validation Class”, dan akan muncul tampilan seperti ini:
Lalu pilih “The Form”
Lalu buat file view_input.php pada folder xampp/htdocs/basket/application/views dan copas isi dari the form di atas ke file tersebut. Sehingga menjadi seperti ini:
Yang kita lakukan selanjutnya adalah membuat rules, caranya copas yang ada di user guide
Dan pada file news.php tambahkan function input hingga menjadi seperti ini:
Kemudian buka browser, dan ketik localhost/basket/news/input. Maka akan muncul tampilan form seperti ini:

Lalu seperti inilah program yang berhasil kita buat tadi seperti dibawah ini :

Dengan ini maka Tugas EDIT | HAPUS telah selesai dibuatkan rangkuman, seoga ini semua bermanfaat .

Rabu, 01 Agustus 2012

Cara Membuat Biodata Dengan XAMPP

Jadi pertama-tama kita buat folder baru di Computer:C / xampp/htdocs/tugasbasket. Nah, ini untuk memudahkan kita membuat uanglingkup dalam pekerjaan kita.Lalu langkah selanjutnya adalah membuka Notepad++ seperti dibawah ini , jika Anda mempunyai Dreamweaver bisa saja dipergunakan.

Langkah awal adalah bukalah Notepad ++ Anda, lalu ketikkan perintah atau pemrograman seperti dibawah ini :





lalu buat dibawahnya ketiikan biodata kita, bagi yang ingin menambahkan foto silahkan tambahakn dengan menyertakan css dibawah ini :




lalu masuk ke browser dan ketikkan : localhost/tugasbasket disini kita mengisinya sesuai yang kita buat tadi namanya , dan itu terserah Anda . hasilnya seperti gambar berikut :

klik tugas basket lalu akan muncul hasilnya seperti gambar di bawah :

Hasil biodata sudah selesai dan Anda bisa mencobanya dirumah, jika Ada kritik atau saran sangat kami hormati untuk perkembangan postingan lebih lanjut.Terimaksih









Cara Dasar Belajar CodeIgniter

Hari ini saya mau posting materi yang diajarin Pak Jarwo td nih, tentang CI. Hehe. Moga” ilmu yang diajarin tadi melekat dan bermanfaat :)
Jadi pertama-tama sih tadi kita bikin CI controller, supaya gampang, kita langsung copas isinya file welcome.php, filenya ada di folder xampp/htdocs/config/application/controller. Nah, karna folder config di laptop saya namanya sudah diganti jadi d4b6, jadi begini urutannya xampp/htdocs/basket/application/controller.
Naah, kan kita buka file welcome.php nya, beginilah isinya:





Selanjutnya kita copy semua yang ada di isinya, trus bikin file php baru namanya news.php. Ganti class Welcome sebelumnya menjadi class News. Lalu rubah public function index, dan bikin public function baru. Seperti gambar di bawah ini:




Harus dipastikan bahwa file news.php tersebut ada di folder controller, karna fungsinya sebagai controller. Selanjutnya kita pergi ke folder views, kalo saya sih buat di dalam folder ini membuat folder baru “news” dan di dalamnya kita buat file “view_header, view_footer, view_news_show, view_show_page” seperti gambar di bawah:


Kemudian pada view_header kita buat seperti ini:


Pada view_footer seperti ini:

Pada file view_news_show seperti ini:






Selanjutnya kita coba Run di browser, ketik localhost/basket/news, maka akan muncul tampilan seperti ini:

Lalu kita mulai membuat table, untuk membuat table buka browser, ketik localhost/phpmyadmin, pilih database yang dikehendaki:





Selanjutnya pilih create table, beri nama table tersebut “news” dan isikan jumlah kolom yang dikehendaki 5, klik go. Jika jumlah table kurang, scroll ke bawah, lalu pilih go. Isikan data pada table seperti di bawah ini:


Khusus pada “ID” A_I (Auto Increment) di ceklis, dan Index nya diganti primary, tekan save. Dan isi title, content, dan data” lainnya sesuka hati Anda.
Lalu kita bikin file ModelNews.php di dalam folder models, dan diisi seperti ini:





Kemudian untuk menampilkan hasil table yang kita buat pada file view_show_page.php isi seperti di bawah ini dan pastikan penulisan huruf besar kecil ID, CREATE, dll sama besar kecilnya dengan yang ada di table kita tadi.
Naah, lalu kita buka browser, ketik localhost/basket/news/show maka akan muncul tampilan seperti ini:



 Terima kasih kepada Bpk Jarwo, Sukeipah dan Mas Heruno yang membantu hingga program ini berhasil.

Sabtu, 14 Juli 2012

OUTBOUND KU BERSAMA ITB SEAMOLEC YANG TAK TERLUPAKAN

Nama Saya Taufiq Kurniawan
Kelahiran Malang 11 Agustus 1988
Jurusan Teknik  Multimedia Digital & Game

Saya Kebetulan Mahasiswa baru di D4 ITB Seamolec, Saya mempunyai kenangan yang indah bersama Universitas tersebut sewaktu Outbound. Seperti di bawah ini ceritanya :

Kamis,12 Juli 2012

hari itu adalah hari pertama saya untuk mengikuti kegiatan outbound, yang saya pikirkan adalah kegiatan dilapangan seperti tarik tambang,flying fox dan lain sebagainya. Namun ternyata berbeda selama 1 hari itu kegiatan diadakan didalam ruangan yang full AC dan nyaman. Fikir saya tidak akan asik selama kegiatan didalam, namun tetap saya nikmati saja. Dan ternyata benar waktu pembukaan usai oleh Pak Puttin muncullah Pak Stainley,Beliau inilah orang yang ternyata merubah pikiran saya yang tadinya kegiatan didalam ruangan tidak nyaman menjadi sangat nyaman dan bermanfaat. Dimulai dari beliau memilih tiap-tiap anak untuk dikumpulkan dimasing-masing regu, Nama regu itu antara lain ada KUDA, MATAHARI, HARIMAU dan KERBAU, kebetulan saya masuk regu yang bernama "KERBAU". Kata beliau Tim kerbau itu susah jika berada didalam ruangan namun berbeda jika di luar ruangan. Namun Faktanya berbeda.

Sejak dibentuk dengan 19 orang di regu kami, kita bisa mendominasi tiap game yang diadakan, antaralain menjawab pertanyaan logis,adu suara yel-yel, matematik, irasional,tebak-tebakkan,permainan cepat tanggap. walau terkadang tim saya kalah. Namun tim kami tidak patah semangat dan tetap menjunjung sportifitas.

Jam demi jam berlalu hingga akhir sore tiba yaitu entepreneur itu adalah dimana kita diajarkan siasat bagaimana berwirausaha untuk menjalani hidup dan tidak bergantung kepada orang lain. kami waktu itu di suruh berjualan bulpen atau pena, karena ini adalah tantangan yang bagus supaya kita menjadi tahu, berani, dan merubah sifat kita yang pemalu. ternyata keberhasilan selalu menyertai tim saya. tim kami berhasil mengumpulkan nominal rupiah yang banyak, walau masih tersisa 8 pena. ada yang berhasil menjual secesar 100rb/pena menurut saya itu luar biasa walau sebenarnya yang dijual adalah pena biasa.Sampailah pada malam setelah kita istrahat dan makan siang yaitu "Api Unggun".

Tadinya hujan turun dengan derasnya, namun Tuhan sepertinya sayang dengan angkatan BATCH 6 D4 ITB SEAMOLEC ini, hujan reda dan kita bisa melakukan api unggun yang diadakan diluar dengan kondisi cuaca yang dingin,pas sekali. Sebelum api unggun dimulai kita melakukan game yang dipimpin oleh Pak Faisal, saya bilang sangat seru sekali,karena mengandung ketelitian,fokus, dan pendegaran yang bagus. saya sangat puas dengan game yang diadakan diluar ini. lalu setelah selesai game, kita membentuk sebuah lingkaran yang besar untuk mengelilingi kayu yang hendak dibakar, lagi-lagi sosok Pak Stainley muncul dengan filosofinya dan motifasi beliau yang hebat luar biasa. saya bingung menjelaskan tiap kata beliau di blog saya ini,yang jelas saya meresapi apa yang beliau ucapkan. seperti "jika kita niatkan sesuatu untuk membahagiankan ibu kita, insyAllah pasti ada jalan dan akan sukses". Lalu tibalah untuk membakar nyala kayu, disini kita menyanyi bercanda dan "membuang sial" dengn melemparkan benda yang menurut kita itu adalah "wakil dari bad habit kita. disaat nyala api itulah saya terhenyak dan menyadari apapun dimasalalu dan sekarang maupun target untuk masa depan. Selesai acara api unggun kita pulang ke kos masing-masing. Ada cerita unik / sial menurut Anda pembaca budiman. Disaat tertidur pulas kita harus terbangun pukul 3 pagi kesakitan karena apa , apakah Anda tahu ....... Iya benar "NYAMUUUUUUK" Saya dan teman-teman sekamar kesakitan digigit nyamuk hingga kita memutuskan untuk tidur walaupun digigit nyamuk, parahnya tembok ibu kos merah semua karena ada darah bekas pukulan tangan kita. ihihiiiii .................................



Hari kedua,
Jum'at, 13 Juli 2012

 pukul 05.00 WIB selesai mandi saya dan teman-teman sekamar berangkat ke kampus UT (Universitas Terbuka) kita akan melanjutkan outbound. Alhasil gara-gara memenuhi hasrat makan malam nyamuk semalam, saya mengantuk saat kegiataan dipagi hari yang sejuk dan cerah tersebut,beruntung belum langsung dimulai karena ada Pak Satinley yang menunggu mahasiswa yang terlambat untuk dihukum, setelah mereka semua selesai dihukum, masing-masing dari ketua regu kami memakai Syal khusus untuk diberi tanda dan ternyata untuk permainan siapa yang bisa mengambil syal tersebut dari ketua regu maka tim yang mengambil akan mendapatkanpoint sesuai ketentuan.kami sarapan pagi dan setelah itu melanjutkan aktifitas kegiatan outbound.

outbound pertama regu KERBAU adalah Spider, yaitu bagaimana masing-masing dari kita bisa melewati jaring yang berisikan 11 kotak horizontal dan 2 vertikal dari tali rafia tersebut.Ternyata regu kami adalah regu tercepat dengan waktu 5 menit, namun ada yang gagal 2 orang karena menayentuh salah satu dari tali, karena syarat dari permainan ini adalah bagaimana melewati jaring tersebut tanpa terkena tali dari sisi-sisi keempat sisi tersebut.

Setelah game pertama selesai,kami lanjutkan dengan game kedua yaitu DIMENSI WAKTU, game ini adalah bagaimana kita bisa melewati kotak-kotak yang ber sisikan 15x7 kotak. Nah, ada klu dari tiap kotak ini yang dibawa oleh Pak Stainley yaitu ada ada kertas yang sudah diarsir,nah kotak yang diarsir itulah yang menjadi klu kita bisa mencapai garis finish dikotak terakhir. karena ketua kami pintar, jadi sebelum dimulai kita dilatih oleh ketua,tiba saat regu kami satu demi satu orang dipanggil untukmenjalani test game ini , tiba giliran saya, dan beruntung saya bisa melewati semua kotak tanpa salah. Kabar bahagianya 1 orang dari regu kami adalah yang tercepat melakukan.

lanjut ke game ketiga yaitu kengumpulkan kelerang dengan beberapa bambu, disinimenurut saya sulit kami dan tim agak ribut, tapi karana kerjasama dalam tim yang kompak kita akhirnya bisa memasukkan kelereng dam pipa dengan 41 buah kelereng kita menjadi pengumpul kelereng kedua terbanyak.

di game ke empat, kita hanya merayap seperti latihan militer tentara,yang merayap melewati jaring-jaring disamping kanan-kiri-atas kita. kita semua berhasil dalam regu ini.

game ke lima yaitu TUTUP LOBANG DI PIPA LALU ISI AIR DAN AMBIL BOLA game ini adalah yang terbaik menurut saya dan pada game ini tim kami adalah regu tercepat, dengan waktu 30 detik. Game ini yang jelas bagaimana kekompakkan dalam tim untuk menutup lobang dalam pipa, supaya waktu mengisi air tidak bocor dan bola yang ada didalam pipa bisa naik dan dapat kita ambil.

game keenam adalah bagaimana kita bisa menyeimbangkan antara ember satu dengan ember yang diikatkan pada empat tali lalu ember yang diikat tali bisa mengisi air di ember yang diam.  tim kita kalah, namun kabar bahagianya adalah salh satu dari teman di tim saya berhasil mengambil mahkota atau SLAYER Kepala tim MATAHARI. istilahnya disaat kita terburuk masih ada rezeki lain,ahahaha .................

game terakhir adalah game gokil menurut saya, yaitu bermain dengan menggunakan aksesoris yang menempel di badan kita, entak sepatu, tali sepatu, jam tangan, celana training, kaos, dsb supaya bisa disambung dan panjang antar teman kita satu tim dan kita bersaing dengan ketiga tim yang lain. walaupun kita di posisi kedua kita tetap terbaik. Setelah selesai game tersebut kita pulang untuk menuanaikan ibadah sholat Jum'at.

Setelah Sholat saya dan Tim melanjutkan berjualan, kali ini berjualan buku , alau nuku yang kita ju8al tidak habis,namun kita senang karena waktu pengumuman juara akhirnya tim KERBAU berhasil menjadi juara 1 dengan total 48 Bintang. Ahahahahaha .........................


Sampai pada waktu penutupan oleh Pak Stainley dengan filosofinya yang luar biasa karena belaiu adalah Doktor Psikolog, dan Semua anggota Pemimpin regu dan semua teman baru yang begitu luar biasa.Menurut saya pengalaman ini hanya ada 1 kali dalam hidup saya dan pastinya akan saya ingat sepanjang masa ..... KARENA LUAAAAAAAAAAR BIASA.

Terimaksih Kru ITB SEAMOLEC SEMUA, Semoga kedepan semakin maju , sukses, dan berkembang jauhhh lebih besar dan baik.



Sekian cerita positif dari saya,
BURUNG IRIAN BURUNG CENDRAWASIH, ARTINYA SEKIAN DAN TERIMAKASIH 

Selasa, 18 Januari 2011

RIP


sebuah protokol routing dinamis yang digunakan dalam jaringan LAN (Local Area Network) dan WAN (Wide Area Network). Karena itu protokol ini diklasifikasikan sebagai Interior Gateway Protokol (IGP). Protokol ini menggunakan algoritma Distance-Vector Routing. Pertama kali didefinisikan dalam RFC 1058 (1988). Protokol ini telah dikembangkan beberapa kali, sehingga terciptalah RIP Versi 2 (RFC 2453). Kedua versi ini masih digunakan sampai sekarang, meskipun begitu secara teknis mereka telah dianggap      usang oleh teknik-teknik yang lebih maju, seperti Open Shortest Path First (OSPF) dan protokol OSI IS-IS. RIP juga telah diadaptasi untuk digunakan dalam jaringan IPv6, yang dikenal sebagai standar RIPng (RIP Next Generation / RIP generasi berikutnya), yang diterbitkan dalam RFC 2080 (1997).

  • Terlebih dahulu pastikan computer anda memiliki program packet tracer
gambarlah jaringan yang akan di buat
  • Pilih router lalu generic,buat beberapa router sesuai jaringan yang akan anda buat
  • pilih end divice lalu pilih generic komputer untuk setiap router ,banyak computer sesuaikan dengan computer yang akan anda gunakan
  • koneksikan dengan pilih connection lalu pilih automatically choose connection type lalu hubungkan router dengan computer dan router dengan router
  • Lalu setting ip komputer dengan klik gambar computer lalu pilihconfig lalu pilih interface kemudian masukkan gateway nya.lalu pilih fast Ethernet lalu masukkan ip address dan subnetmasknya
  • Lalu setting router dengan mengklik router disini saya menggunakan cara text yaitu dengan mengklik CLI
enable
Router#configurasi terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#interface FastEthernet0/0
Router(config-if)#ip address subnetmask>
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)# interface Serial2/0
Router(config-if)#ip address subnetmask>
Router(config-if)#clock rate 64000
Router(config-if)#no shutdown
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet1/0, changed state to up
Router(config-if)#exit
Anda telah mengsetting router kemudian kita masuk pada configurasi routing
Router#configurasi terminal
Router(config)#router rip
Router(config-router)# network
Router(config-router)# network
· Ulangi cara tersebut jika anda mempunyai/menggunakan beberapa router
  • Kemudian ping untuk mencoba apakah pekerjaan anda telah berhasil atau dengan cara mengklik add simple PDU lalu kelik kedua gambar perangkat apabilah berhasil akan muncul successful apabila gagal maka akan muncul failed

OSPF (Open Shortest Path First)


Setelah membahas sekian banyak jenis routing protokol yang umum digunakan dalam jaringan, kali ini yang akan dibahas adalah sebuah routing protokol yang paling terkenal dalam dunia jaringan lokal berskala menengah hingga besar. Khususnya para administrator jaringan berskala menengah sampai besar, paling tidak pernah mengenal routing protokol yang satu ini walaupun belum pernah mengimplementasikannya. Routing protokol ini bernama Open Shortest Path First atau yang lebih sering disebut
dengan nama OSPF.
Mengapa dikatakan paling terkenal? Yang menyebabkan OSPF menjadi terkenal adalah karena routing protokol ini notabene adalah yang paling cocok digunakan dalam jaringan lokal berskala sedang hingga enterprise. Misalnya di kantor-kantor yang menggunakan lebih dari 50 komputer beserta perangkat-perangkat lainnya, atau di perusahaan dengan banyak cabang dengan banyak klien komputer, perusahaan multinasional dengan banyak cabang di luar negeri, dan banyak lagi. Mengapa dikatakan paling cocok? Karena OSPF
memiliki tingkat skalabilitas, reliabilitas, dan kompatibilitas yang tinggi. Mengapa demikian? Nanti akan dibahas satu per satu di bawah.
Selain paling cocok, kemampuan routing protokol ini juga cukup hebat dengan disertai banyak fitur pengaturan. Sebuah routing protokol dapat dikatakan memiliki kemampuan hebat selain dapat mendistribusikan informasi routing dengan baik juga harus dapat dengan mudah diatur sesuai kebutuhan penggunanya. OSPF memiliki semua ini dengan berbagai pernak-pernik pengaturan dan fasilitas di dalamnya.
OSPF memang sangat banyak penggunanya karena fitur dan kemampuan yang cukup hebat khususnya untuk jaringan internal sebuah organisasi atau perusahaan. Dibandingkan dengan RIP dan IGRP, yang sama-sama merupakan routing protokol jenis IGP (Interior Gateway Protocol), OSPF lebih powerful, skalabel, fleksibel, dan lebih kaya akan fitur.
Apa Sebenarnya OSPF?

OSPF merupakan sebuah routing protokol berjenis IGP yang hanya dapat bekerja dalam jaringan internal suatu ogranisasi atau perusahaan. Jaringan internal maksudnya adalah jaringan di mana Anda masih memiliki hak untuk menggunakan, mengatur, dan memodifikasinya. Atau dengan kata lain, Anda masih memiliki hak administrasi terhadap jaringan tersebut. Jika Anda sudah tidak memiliki hak untuk menggunakan dan mengaturnya, maka jaringan tersebut dapat dikategorikan sebagai jaringan eksternal.
Selain itu, OSPF juga merupakan routing protokol yang berstandar terbuka. Maksudnya adalah routing protokol ini bukan ciptaan dari vendor manapun. Dengan demikian, siapapun dapat menggunakannya, perangkat manapun dapat kompatibel dengannya, dan di manapun routing protokol ini dapat diimplementasikan.
OSPF merupakan routing protokol yang menggunakan konsep hirarki routing, artinya OSPF membagi-bagi jaringan menjadi beberapa tingkatan. Tingkatan-tingkatan ini diwujudkan dengan menggunakan sistem pengelompokan area. Dengan menggunakan konsep hirarki routing ini sistem penyebaran informasinya menjadi lebih teratur dan tersegmentasi, tidak menyebar ke sana ke mari dengan sembarangan.
Efek dari keteraturan distribusi routing ini adalah jaringan yang penggunaan bandwidth-nya lebih efisien, lebih cepat mencapai konvergensi, dan lebih presisi dalam menentukan rute-rute terbaik menuju ke sebuah lokasi. OSPF merupakan salah satu routing protocol yang selalu berusaha untuk bekerja demikian.
Teknologi yang digunakan oleh routing protokol ini adalah teknologi link-state yang memang didesain untuk bekerja dengan sangat efisien dalam proses pengiriman update informasi rute. Hal ini membuat routing protokol OSPF menjadi sangat cocok untuk terus dikembangkan menjadi network berskala besar. Pengguna OSPF biasanya adalah para administrator jaringan berskala sedang sampai besar. Jaringan dengan jumlah router lebih dari sepuluh buah, dengan banyak lokasi-lokasi remote yang perlu juga dijangkau dari pusat, dengan jumlah pengguna jaringan lebih dari lima ratus perangkat komputer, mungkin sudah layak menggunakan routing protocol ini.
Bagaimana OSPF Membentuk Hubungan dengan Router Lain?
Untuk memulai semua aktivitas OSPF dalam menjalankan pertukaran informasi routing, hal pertama yang harus dilakukannya adalah membentuk sebuah komunikasi dengan para router lain. Router lain yang berhubungan langsung atau yang berada di dalam satu jaringan dengan router OSPF tersebut disebut dengan neighbour router atau router tetangga.
Langkah pertama yang harus dilakukan sebuah router OSPF adalah harus membentuk hubungan dengan neighbour router. Router OSPF mempunyai sebuah mekanisme untuk dapat menemukan router tetangganya dan dapat membuka hubungan. Mekanisme tersebut disebut dengan istilah Hello protocol.
Dalam membentuk hubungan dengan tetangganya, router OSPF akan mengirimkan sebuah paket berukuran kecil secara periodik ke dalam jaringan atau ke sebuah perangkat yang terhubung langsung dengannya. Paket kecil tersebut dinamai dengan istilah Hello packet. Pada kondisi standar, Hello packet dikirimkan berkala setiap 10 detik sekali (dalam media broadcast multiaccess) dan 30 detik sekali dalam media Point-to-Point.
Hello packet berisikan informasi seputar pernak-pernik yang ada pada router pengirim. Hello packet pada umumnya dikirim dengan menggunakan multicast address untuk menuju ke semua router yang menjalankan OSPF (IP multicast 224.0.0.5). Semua router yang menjalankan OSPF pasti akan mendengarkan protokol hello ini dan juga akan mengirimkan hello packet-nya secara berkala. Cara kerja dari Hello protocol dan pembentukan neighbour router terdiri dari beberapa jenis, tergantung dari jenis media di mana router OSPF berjalan.
OSPF Bekerja pada Media Apa Saja?

Seperti telah dijelaskan di atas, OSPF harus membentuk hubungan dulu dengan router tetangganya untuk dapat saling berkomunikasi seputar informasi routing. Untuk membentuk sebuah hubungan dengan router tetangganya, OSPF mengandalkan Hello protocol. Namun uniknya cara kerja Hello protocol pada OSPF berbeda-beda pada setiap jenis media. Ada beberapa jenis media yang dapat meneruskan informasi OSPF, masing-masing memiliki karakteristik sendiri, sehingga OSPF pun bekerja mengikuti karakteristik mereka. Media tersebut adalah sebagai berikut:
  • Broadcast Multiaccess
    Media jenis ini adalah media yang banyak terdapat dalam jaringan lokal atau LAN seperti misalnya ethernet, FDDI, dan token ring. Dalam kondisi media seperti ini, OSPF akan mengirimkan traffic multicast dalam pencarian router-router neighbour-nya. Namun ada yang unik dalam proses pada media ini, yaitu akan terpilih dua buah router yang berfungsi sebagai Designated Router (DR) dan Backup Designated Router (BDR). Apa itu DR dan BDR akan dibahas berikutnya.
  • Point-to-Point
    Teknologi Point-to-Point digunakan pada kondisi di mana hanya ada satu router lain yang terkoneksi langsung dengan sebuah perangkat router. Contoh dari teknologi ini misalnya link serial. Dalam kondisi Point-to-Point ini, router OSPF tidak perlu membuat Designated Router dan Back-up-nya karena hanya ada satu router yang perlu dijadikan sebagai neighbour. Dalam proses pencarian neighbour ini, router OSPF juga akan melakukan pengiriman Hello packet dan pesan-pesan lainnya menggunakan alamat multicast bernama AllSPFRouters 224.0.0.5.
  • Point-to-Multipoint
    Media jenis ini adalah media yang memiliki satu interface yang menghubungkannya dengan banyak tujuan. Jaringan-jaringan yang ada di bawahnya dianggap sebagai serangkaian jaringan Point-to-Point yang saling terkoneksi langsung ke perangkat utamanya. Pesan-pesan routing protocol OSPF akan direplikasikan ke seluruh jaringan Point-to-Point tersebut.
    Pada jaringan jenis ini, traffic OSPF juga dikirimkan menggunakan alamat IP multicast. Tetapi yang membedakannya dengan media berjenis broadcast multi-access adalah tidak adanya pemilihan Designated dan Backup Designated Router karena sifatnya yang tidak
    meneruskan broadcast.
  • Nonbroadcast Multiaccess (NBMA)
    Media berjenis Nonbroadcast multi-access ini secara fisik merupakan sebuah serial line biasa yang sering ditemui pada media jenis Point-to-Point. Namun secara faktanya, media ini dapat menyediakan koneksi ke banyak tujuan, tidak hanya ke satu titik saja. Contoh dari media ini adalah X.25 dan frame relay yang sudah sangat terkenal dalam menyediakan solusi bagi kantor-kantor yang terpencar lokasinya. Di dalam penggunaan media ini pun dikenal dua jenis penggunaan, yaitu jaringan partial mesh dan fully mesh.
    OSPF melihat media jenis ini sebagai media broadcast multiaccess. Namun pada kenyataannya, media ini tidak bisa meneruskan broadcast ke titik-titik yang ada di dalamnya. Maka dari itu untuk penerapan OSPF dalam media ini, dibutuhkan konfigurasi DR dan BDR yang dilakukan secara manual. Setelah DR dan BDR terpilih, router DR akan mengenerate LSA untuk seluruh jaringan.
    Dalam media jenis ini yang menjadi DR dan BDR adalah router yang memiliki koneksi langsung ke seluruh router tetangganya. Semua traffic yang dikirimkan dari router-router neighbour akan direplikasikan oleh DR dan BDR untuk masing-masing router dan dikirim dengan menggunakan alamat unicast atau seperti layaknya proses OSPF pada media Point-to-Point.
Bagaimana Proses OSPF Terjadi?

Secara garis besar, proses yang dilakukan routing protokol OSPF mulai dari awal hingga dapat saling bertukar informasi ada lima langkah. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:
1. Membentuk Adjacency Router
Adjacency router arti harafiahnya adalah router yang bersebelahan atau yang terdekat. Jadi proses pertama dari router OSPF ini adalah menghubungkan diri dan saling berkomunikasi dengan para router terdekat atau neighbour router. Untuk dapat membuka komunikasi, Hello protocol akan bekerja dengan mengirimkan Hello packet.
Misalkan ada dua buah router, Router A dan B yang saling berkomunikasi OSPF. Ketika OSPF kali pertama bekerja, maka kedua router tersebut akan saling mengirimkan Hello packet dengan alamat multicast sebagai tujuannya. Di dalam Hello packet terdapat sebuah field yang berisi Neighbour ID. Misalkan router B menerima Hello packet lebih dahulu dari router A. Maka Router B akan mengirimkan kembali Hello packet-nya dengan disertai ID dari Router A.
Ketika router A menerima hello packet yang berisikan ID dari dirinya sendiri, maka Router A akan menganggap Router B adalah adjacent router dan mengirimkan kembali hello packet yang telah berisi ID Router B ke Router B. Dengan demikian Router B juga akan segera menganggap Router A sebagai adjacent routernya. Sampai di sini adjacency
router telah terbentuk dan siap melakukan pertukaran informasi routing.
Contoh pembentukan adjacency di atas hanya terjadi pada proses OSPF yang berlangsung pada media Point-to-Point. Namun, prosesnya akan lain lagi jika OSPF berlangsung pada media broadcast multiaccess seperti pada jaringan ethernet. Karena media broadcast akan meneruskan paket-paket hello ke seluruh router yang ada dalam jaringan, maka adjacency router-nya tidak hanya satu. Proses pembentukan adjacency akan terus berulang sampai semua router yang ada di dalam jaringan tersebut menjadi adjacent router.
Namun apa yang akan terjadi jika semua router menjadi adjacent router? Tentu komunikasi OSPF akan meramaikan jaringan. Bandwidth jaringan Anda menjadi tidak efisien terpakai karena jatah untuk data yang sesungguhnya ingin lewat di dalamnya akan berkurang. Untuk itu pada jaringan broadcast multiaccess akan terjadi lagi sebuah proses pemilihan router yang menjabat sebagai “juru bicara” bagi router-router lainnya. Router juru bicara ini sering disebut dengan istilah Designated Router. Selain router juru bicara, disediakan juga back-up untuk router juru bicara ini. Router ini disebut dengan istilah Backup Designated Router. Langkah berikutnya adalah proses pemilihan DR dan BDR, jika memang diperlukan.
2. Memilih DR dan BDR (jika diperlukan)
Dalam jaringan broadcast multiaccess, DR dan BDR sangatlah diperlukan. DR dan BDR akan menjadi pusat komunikasi seputar informasi OSPF dalam jaringan tersebut. Semua paket pesan yang ada dalam proses OSPF akan disebarkan oleh DR dan BDR. Maka itu, pemilihan DR dan BDR menjadi proses yang sangat kritikal. Sesuai dengan namanya, BDR merupakan “shadow” dari DR. Artinya BDR tidak akan digunakan sampai masalah terjadi pada router DR. Ketika router DR bermasalah, maka posisi juru bicara akan langsung diambil oleh router BDR. Sehingga perpindahan posisi juru bicara akan berlangsung dengan smooth.
Proses pemilihan DR/BDR tidak lepas dari peran penting Hello packet. Di dalam Hello packet ada sebuah field berisikan ID dan nilai Priority dari sebuah router. Semua router yang ada dalam jaringan broadcast multi-access akan menerima semua Hello dari semua router yang ada dalam jaringan tersebut pada saat kali pertama OSPF berjalan. Router dengan nilai Priority tertinggi akan menang dalam pemilihan dan langsung menjadi DR. Router dengan nilai Priority di urutan kedua akan dipilih menjadi BDR. Status DR dan BDR ini tidak akan berubah sampai salah satunya tidak dapat berfungsi baik, meskipun ada router lain yang baru bergabung dalam jaringan dengan nilai Priority-nya lebih tinggi.
Secara default, semua router OSPF akan memiliki nilai Priority 1. Range Priority ini adalah mulai dari 0 hingga 255. Nilai 0 akan menjamin router tersebut tidak akan menjadi DR atau BDR, sedangkan nilai 255 menjamin sebuah router pasti akan menjadi DR. Router ID biasanya akan menjadi sebuah “tie breaker” jika nilai Priority-nya sama. Jika dua buah router memiliki nilai Priority yang sama, maka yang menjadi DR dan BDR adalah router dengan nilai router ID tertinggi dalam jaringan.
Setelah DR dan BDR terpilih, langkah selanjutnya adalah mengumpulkan seluruh informasi jalur dalam jaringan.
3. Mengumpulkan State-state dalam Jaringan
Setelah terbentuk hubungan antarrouter-router OSPF, kini saatnya untuk bertukar informasi mengenai state-state dan jalur-jalur yang ada dalam jaringan. Pada jaringan yang menggunakan media broadcast multiaccess, DR-lah yang akan melayani setiap router yang ingin bertukar informasi OSPF dengannya. DR akan memulai lebih dulu proses pengiriman ini. Namun yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, siapakah yang memulai lebih dulu pengiriman data link-state OSPF tersebut pada jaringan Point-to-Point?
Untuk itu, ada sebuah fase yang menangani siapa yang lebih dulu melakukan pengiriman. Fase ini akan memilih siapa yang akan menjadi master dan siapa yang menjadi slave dalam proses pengiriman.
Router yang menjadi master akan melakukan pengiriman lebih dahulu, sedangkan router slave akan mendengarkan lebih dulu. Fase ini disebut dengan istilah Exstart State. Router master dan slave dipilih berdasarkan router ID tertinggi dari salah satu router. Ketika sebuah router mengirimkan Hello packet, router ID masing-masing juga dikirimkan ke router neighbour.
Setelah membandingkan dengan miliknya dan ternyata lebih rendah, maka router tersebut akan segera terpilih menjadi master dan melakukan pengiriman lebih dulu ke router slave. Setelah fase Exstart lewat, maka router akan memasuki fase Exchange. Pada fase ini kedua buah router akan saling mengirimkan Database Description Packet. Isi paket ini adalah ringkasan status untuk seluruh media yang ada dalam jaringan. Jika router penerimanya belum memiliki informasi yang ada dalam paket Database Description, maka router pengirim akan masuk dalam fase loading state. Fase loading state merupakan fase di mana sebuah router mulai mengirimkan informasi state secara lengkap ke router tetangganya.
Setelah loading state selesai, maka router-router yang tergabung dalam OSPF akan memiliki informasi state yang lengkap dan penuh dalam database statenya. Fase ini disebut dengan istilah Full state. Sampai fase ini proses awal OSPF sudah selesai, namun database state tidak bisa digunakan untuk proses forwarding data. Maka dari itu, router akan memasuki langkah selanjutnya, yaitu memilih rute-rute terbaik menuju ke suatu lokasi yang ada dalam database state tersebut.
4. Memilih Rute Terbaik untuk Digunakan
Setelah informasi seluruh jaringan berada dalam database, maka kini saatnya untuk memilih rute terbaik untuk dimasukkan ke dalam routing table. Jika sebuah rute telah masuk ke dalam routing table, maka rute tersebut akan terus digunakan. Untuk memilih rute-rute terbaik, parameter yang digunakan oleh OSPF adalah Cost. Metrik Cost biasanya akan menggambarkan seberapa dekat dan cepatnya sebuah rute. Nilai Cost didapat dari perhitungan dengan rumus:
Cost of the link = 108 /
Bandwidth
Router OSPF akan menghitung semua cost yang ada dan akan menjalankan algoritma Shortest Path First untuk memilih rute terbaiknya. Setelah selesai, maka rute tersebut langsung dimasukkan dalam routing table dan siap digunakan untuk forwarding data.
5. Menjaga Informasi Routing Tetap Upto-date
Ketika sebuah rute sudah masuk ke dalam routing table, router tersebut harus juga me-maintain state database-nya. Hal ini bertujuan kalau ada sebuah rute yang sudah tidak valid, maka router harus tahu dan tidak boleh lagi menggunakannya.
Ketika ada perubahan link-state dalam jaringan, OSPF router akan melakukan flooding terhadap perubahan ini. Tujuannya adalah agar seluruh router dalam jaringan mengetahui perubahan tersebut.
Sampai di sini semua proses OSPF akan terus berulang-ulang. Mekanisme seperti ini membuat informasi rute-rute yang ada dalam jaringan terdistribusi dengan baik, terpilih dengan baik dan dapat digunakan dengan baik pula.
Jaringan Besar? Gunakan OSPF!
Sampai di sini proses dasar yang terjadi dalam OSPF sudah lebih dipahami, meskipun masih sangat dasar dan belum detail. Melihat proses terjadinya pertukaran informasi di atas, mungkin Anda bisa memprediksi bahwa OSPF merupakan sebuah routing protokol yang kompleks dan rumit. Namun di balik kerumitannya tersebut ada sebuah kehebatan yang luar biasa. Seluruh informasi state yang ditampung dapat membuat rute terbaik pasti terpilih dengan benar. Selain itu dengan konsep hirarki, Anda dapat membatasi ukuran link-state database-nya, sehingga tidak terlalu besar. Artinya proses CPU juga menjadi lebih ringan.

Minggu, 16 Januari 2011

Funcion (Oracle)

Function atau fungsi adalah blok PL/SQL yang dapat mengembalikan nilai. Maka dari itu dalam pembuatannya juga kita harus menggunakan statemen RETURN untuk proses pengembalian nilai. berbeda dengan procedure atau prosedur yang diaktivasi oleh statemen EXECUTE.
bentuk umum function :
CREATE OR REPLACE FUNCTION nama_function
(parameter_1 tipedata, parameter_2 tipedata)
RETURN tipedata_function IS
variable-variable _lokal
BEGIN
statemen;

RETURN nilai_function;
END;
contoh membuat sebuah fungsi yang mengembalikan nama suplier dengan kode “EJ-01″.
create or replace function cari_NamaSuplier
return supplier.nama_suplier%TYPE is
vNamaSuplier suplier.nama_suplier%TYPE;
begin
select nama_suplier into vNamaSuplier from suplier
where kode_suplier = ‘EJ-01′;
return vNamaSuplier;
end;
Pemanggilan Function :
declare
nama suplier.nama_suplier%TYPE;
begin
nama := cari_NamaSuplier%TYPE;
dbms_output.put_line(nama);
end;
/

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
Selalu menyukai Teknologi dan olahraga yang selalu membuat badan jiwa dan rohani kita Sehat.Cintai Kebersihan karena Sebagiannya adalah Iman. Dan yang penting BERBAHAGIALAH

Waktu adalah Uang

please translate