Minggu, 16 Januari 2011

Pengkondisian ( IF )


Pengkondisian ( IF )
Ketemu lagi, dan sekarang kita akan mempelajari tentang pengkondisian (if). Sederhananya kita akan menampilkan sesuatu jika dalam kondisi yang kita tentukan. Format if adalah sebagai berikut;

            IF kondisi THEN aksi
            ELSE aksi2;
            END IF;

            Keterangan:
            IF, THEN, dan END IF adalah source code wajib yang harus diisi
            Kondisi → suatu keadaan yang menjadi syarat if berjalan.
            Aksi → suatu keadaan yang muncul akibat terpenuhi nya syarat if
            aksi2 → suatu keadaan yang muncul karna kondisi if tidak terpenuhi

           
            Contoh:
Declare
           a number(2);
Begin
           a:=&Masukkan_umur;
           if a > 50 then
                       dbms_output.put_line ('ANDA SUDAH HARUS PENSIUN');
           else
                       dbms_output.put_line ('KEEP WORKING ON');
           end if;
end;
/






            FORMAT LAIN:

            IF kondisi1 THEN aksi1;
            ELSIF kondisi2 THEN Aksi2;
            ELSIF kondisi3 THEN aksi3;
            END IF;

            Keterangan:
            IF, THEN,  dan END IF adalah source code wajib yang harus diisi
            ELSIF → IF dengan kondisi/syarat yang berbeda dari kondisi sebelum nya
            Kondisi → suatu keadaan yang menjadi syarat if berjalan.
            Aksi → suatu keadaan yang muncul akibat terpenuhi nya syarat if

            Contoh:
declare
           A number (3);
begin
           A:=&input_angka_1_sampai_7;
if A=1 then
           dbms_output.put_line('senin');
elsif A=2 then
           dbms_output.put_line('selasa');
elsif A=3 then
           dbms_output.put_line('rabu');
elsif A=4 then
           dbms_output.put_line('kamis');
elsif A=5 then
           dbms_output.put_line('jumat');
elsif A=6 then
           dbms_output.put_line('sabtu');
elsif A=7 then
           dbms_output.put_line('minggu');
elsif A<1 or A>7 then
           dbms_output.put_line ('angka yang kamu input kan tidak cocok');
end if;
end;
/






selamat mencoba



Insert, Update, Dan Delete



Oke, ketemu lagi. Setelah Sebelum nya kita membahas tentang bagaimana connect sebagai system ke oracle Database, sekarang, saya akan menjelaskan kepada anda bagaimana membuat table di dalam database.
            Pertama, kita harus memahami konsep create, update, dan delete table dalam database. Sekarang akan saya perlihatkan skema nya.

Create Table

            SQL>CREATE TABLE nama_table (kolom1 type_kolom1, kolom2 type_kolom2);
           
            Keterangan:
·         Huruf besar merupakan source code yang harus ada
·         nama_table → bisa anda ganti dengan menggunakan nama table yang anda inginkan
·         kolom1/kolom 2 → bisa juga anda ganti dengan nama kolom dari table yang anda buat
·         type_kolom → untuk type kolom, anda bisa memasukkan salah satu dari type data di oracle, sperti: Varchar, number, integer, varchar2, date, dll

            Contoh:
            SQL>CREATE TABLE Mahasiswa (nim number(8),nama_mahasiswa varchar (20));




Insert Data table

            SQL>INSERT INTO nama_tabel (kolom1,kolom2,kolom3) VALUES(data1,data2,data3);
           
            keterangan:
·         Huruf Besar Harus ada, seperti sebelum nya
·         nama_table → nama table yang ingin di isi data
·         kolom1,2,3 → nama kolom yang ingin di isi data
·         data1,2,3 → data yang ingin di isi

            Contoh:
            SQL>INSERT INTO Mahasiswa (nim, nama_mahasiswa) VALUES(30208151, 'Susilo Widodo');

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmhkpACErZN_-6q9q7KhirrjF65_NyC1G4mEZ-l3eC0SFrbcI1RTxmvpObGYYh3__XCo8lxmjgdPVGGgG_KXKGc1zUtSZl4UWyXr9EJJ5zutf4aHSu-ej7wHj-j9tFq4nKvDFfXpKED90/s400/insert.png




Update Table
            SQL>UPDATE nama_tabel SET kolom1=data1 WHERE kondisi1=kondisi2;

            Keterangan:
·         huruf besar, seperti biasa, wajib ada
·         nama_table → nama table yang akan di updaate
·         kolom1 → nama kolom tempat data yang ingin di update
·         data1 → nilai data baru yang akan di update
·         kondisi 1 → kondisi yang menyatakan tempat data1, biasa nya diisi dengan nama kolom lain
·         kondisi 2 → fungsi nya sama dengan kondisi 1, tapi biasa nya diisi dengan values atau nilai dari kolom yang di isi pada kondisi 1

            Contoh:
            SQL>UPDATE Mahasiswa set nim=30208123 where nama_mahasiswa='Susilo Widodo';

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6mbfR1zVWt1t_Mz4Z-hDRVxSL0abxtpmiZeRjhzuWLv4sZItMCWrYlez8uHsiUf1nDgH4HOc4KRETvXIGJOQWQSqNL6TuGIm9ixoZSI5JbA-Q96OiIzigZWa0i1jqDIMcYsjJQ-sGgSc/s400/update.png






Delete Data
           
            SQL>DELETE FROM nama_tabel WHERE kondisi1 = kondisi2;
           
            keterangan:
·         nama_table → nama table tempat data yang ingin di hapus
·         kondisi1 → kondisi syarat data, biasa nya diisi nama table
·         kondisi2 → kondisi yang memenuhi syarat data, biasa nya diisi values atau nilai dari kondisi1

            Contoh            ;
            SQL>DELETE FROM Mahasiswa WHERE nim = 30208123;

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgLYyGfDcvS7oXaH-chOz-WHqzSjh_0QqgachR1VCCq2MvdSIYLNnLSZ17mBSUVKPnzkog2Q4MIY5h1x444xuDOkj39DUesaZrqM1JIGxMIRhbxtuG766LK9uMfP2ZCuIjxvGdIcC48SGM/s400/delete.png



oke, sekian untuk pelajaran hari ini, semoga bermanfaat. Sampai jumpa lagi di pelajaran selanjut nya.


SCRIPTING


Bertemu lagi dengan saya di pelajaran selanjut nya, yaitu tentang scripting. Mungkin kita lansung saja ke topik.
            Scrpting adalah sebuah file yang berisi tentang perintah2 dalam SQL / Oracle sehingga jika kita menggunakan banyak perintah, maka kita tidak akan kesulita untuk menulis nya satu persatu di SQL COMMAND LINE. Scripting Biasa nya di simpang dalam format *.sql
            Format umum dari isi scripting adalah sebagai berikut:

            DECLARE
                        variable type_data;
            BEGIN
                        proses;
            END;
            /


            Keterangan:
                        Variable → digunakan jika kita membutuhkan variable di dalam scripting
                        Printah_anda →  perintah Sql yang kamu inginkan

            Contoh:
            declare
            begin
                        dbms_output.put_line ('Nama Saya Susilo Widodo');
                        dbms_output.put_line ('Nim Saya 30208151');
            end;
            /

            dan panggil dalam sql command line dengan cara menggunakan karakter '@'. fromat nya adalah @direktory/nama_file.sql;

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
Selalu menyukai Teknologi dan olahraga yang selalu membuat badan jiwa dan rohani kita Sehat.Cintai Kebersihan karena Sebagiannya adalah Iman. Dan yang penting BERBAHAGIALAH

Waktu adalah Uang

please translate