Senin, 24 Mei 2010

INSTALASI DNS SERVER

Sebelum memulai instalasi pastikan bahwa Linux Ubuntu Anda sudah terupdate Repository.Pastikan dengan : apt-get update.Selesai
kita ikuti langkah awal instalasi DNS server :

1. buka terminal,ketik:
- sudo apt-get install bind9
- sudo apt-get dnsutils



2. ketikkan : nano /etc/bind/named.conf.options
Disini Anda diharapkan mensetting Ip untuk DNS,contoh : 192.168.78.133



3. nano /etc/network/interfaces



4. nano /etc/bind/named.conf.local



5. nano /etc/bind/db.taufiqkurniawan.com
ini adalah nama DNS server Anda



6. nano /etc/bind/db.192
ini adalah Ip DNS server



7. nano /etc/resolv.conf



8. nano /etc/hosts

Langkah terakhir ketikkan:

sudo /etc/init.d/bind9 restart
/etc/init.d/bind9 status
ifub eth0
dan inilah Hasilnya:

 Terimakasih,Wassalam...

Kamis, 29 April 2010

Membuat DNS di Windowa SERVER 2003

nslookup bola.com
pastikan sebelumnya Anda telah menginstal DNS, lalu dilanjutkan dengan menginstal IIS (Internet Information Services)

Tampilan web diatas adalah hasil dari seluruh hasil konfigurasi antara DNS dengan IIS yang sudah kita instal tadi.dengan mengetikkan inputan pada internet Explorer : www.bola.com maka akan muncul website kaskus yang sudah kita pilig sendiri web kaskus tersebut.
Demikian terimakasih


Rabu, 21 April 2010

CARA INSTALL MAIL SERVER

setelah membuat Domain controller, DNS dan WEB server saatnya kita membuat mail server. pembuatan mail server ini tergolong cukup mudah. nanati pada saat pengetesan kita membutuhkan clinet baru agar dapat melihat apakah server kita sudah berkajalan atau belum. ok langsung saja ke langkah – langkah konfigurasi :D :
  1. hampir sama dengan yang awal-awal yaitu start >>manage your sever
  2. pilih Mail server
  3. karena kita sudah membuat domain controller maka kita pilih Active Direcotri integrated.
  4. masukan juga domain email yang akan kita buat. karena kita sudah membuat dns masukan domain yang sama dengan yang sudah kita buat di DNS contoh : shadow.com
  5. setelah itu next sampai selesai
  6. kemudian masuk kembali ke manage your server dan pilih manage this email
  7. masuk pada domain email yang kita buat
  8. buat user baru dengan memilih add mailbox, disana kita dapat membuat account untuk user baru
  9. masukan nama account baru dan passwodnya. kobinasi password harus kombinasi angka, huruf besar dan kecil
  10. ok kita selesai membuat mail server sekarang masuk ke tahap pengecekan
Testing mail server
  1. buka microssoft outlook
  2. masuk ke tool>>account setting
  3. tambah kan account baru pada outlook dengan memilih new dana pilih pada tampilan pertama microsoft exchange,pop3, imap dan http
  4. pada menu auto account setup cheklist manual configuration yang ada di palung bawah dan pilih next
  5. pilih internet email server sebagai tipe email service nya
  6. masukan data-data yang di butuhkan sesuai gambar
  7. klik test account setting untuk melihat apakah mail server kita sudah berjalan atu belum
  8. juga sukses maka mail server telah selesai di buat

Selasa, 20 April 2010

ACTIVE DIRECTORY

Active Directory
Setelah selesai menginstalasi Microsoft Windows Server 2003 dan tidak ada kesalahan, langkah selanjutnya adalah menginstalasi Active Directory. Ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk menginstalasi Active Directory ini. Pertama dengan menuliskan atau mengetikkan DCPROMO dari tombol RUN atau bisa juga dengan memanfaatkan fasilitas Wizard yang disediakannya. Sebagai gambaran berikut akan dijelaskan prosedur yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
1. Jendela konfigurasi Windows Server 2003 dalam keadaan tampil
2. Pilih Add or remove a rool. Setelah Anda menekan tombol Add or remove a rool, komputer akan berkerja dan segera tampil tayangan berikutnya
3. Klik tombol Next apabila Anda sudah membaca semua yang tampil pada jendela tersebut. Biarkan komputer bekerja sehingga akan tampil semua komponen yang sudah dan belum Anda instalasi sebelumnya
4. Pilih Domain Control (Active Directory), karena sebelumnya Anda belum menyelesaikan pekerjaan tersebut. Setelah memilih Domain Control tadi klik Next untuk melanjutkan.
5. Klik lagi Next. Setelah itu komputer kembali akan bekerja, kemudian pada saat tampil pernyataan Active Directory Instalation Wizard tampil klik OK untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Kemudian komputer akan menampilkan kotak dialog Welcome to Active Directory Installation Wizard.
6. Klik Next untuk melanjutkan. Microsoft Windows akan menampilkan kotak dialog Operating System Compatibility. Perhatikan kotak dialog tersebut dan jika sudah yakin klik Next untuk melanjutkan.
7. Pada saat tampil kotak dialog Domain Control Type, lalu pilih Domain Controller for a New domain
8. Klik Next untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Kembali kotak dialog a Create a new domain tampil, Anda pilih Domain in a new Fores
9. Klik Next lagi, kemudian pada kotak dialog New Domain Name, ketikkan nama Domain Anda, misalnya BOLABASKET.COM
10. Klik Next dan biarkan komputer bekerja dan jika tidak terjadi kesalahan atau bentrok, maka secara otomatis kotak dialog NetBIOS Domain Name akan terisi sama yaitu BOLABASKET
11. Klik lagi Next. Setelah itu komputer akan menampilkan kotak dialog Database and Log Folders untuk menyimpan data yandg berhubungan dengan Database dan Log tersebut.
12. Klik Next untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Kembali kotak dialog berikutnya bernama Shared System Volume akan tampil
13. Dari kotak dioalog Shared System Volume di atas Anda klik Next untuk melanjutkan. Kotak dialog DNS Registration Diagnostics segera tampil, jika Anda akan membuatnya secara otomatis DNS untuk Server Anda, maka Anda pilih Install and configure the DNS on this computer
14. Klik Next. Kemudian akan tampil pernyataan, apakah Server ini bisa digunakan oleh semua komputer berbasis Microsoft Windows 2000 dan 2003 ke bawah atau hanya Microsoft Windows 2000 dan 2003 saja. Dalam buku ini saya memilih agar semua komputer yang berbasis Windows 2003 ke bawah bisa join ke Server ini.
15. Klik Next. Kotak dialog untuk menuliskan Password Directory Services Restore Mode Administrator Password segera tampil. Untuk itu Anda ketikkan Password Anda di kolom yang telah disediakan, misalnya bolabasket2008, ketikkan sekali lagi password yang tadi, bolabasket2008. Jika kurang jelas Anda klik Active Directory Help.
16. Klik Next untuk melanjutkan.
17. Directory Services Restore Mode Administrator Password, yaitu menuliskan Password Directory Services Restore Mode Administrator Password
18. Klik lagi Next dan biarkan komputer bekerja. Di sini Anda bisa istirahat atau meninggalkan komputer untuk beberapa saat.
19. Setelah Anda menekan tombol Finish komputer akan menampilkan dua pernyataan apakah komputer akan di Restart atau tidak. Pilih dan klik Restart dan biarkan komputer melakukan boot secara otomatis.
20. Pada saat login Anda akan melihat perbedaan, di mana ketika sebelum Active Directory diinstalasi Anda tidak menemukan Domain, sedangkan setelah Active Directory diinstalasi, Domain yang Anda instalasi bernama BOLABASKET akan tampil.
21. Pada saat Login pertama kali dan Anda melakukan instalasi Active Directory dengan memanfaatkan fasilitas Add or remove a rool, maka komputer akan sedikit lambat dan akan tampil tayangan selanjutnya, lalu untuk menutupnya Anda klik Finish.

Selasa, 06 April 2010

UPDATE KERNEL

ini adalah proses awal update kernel


Kamis, 18 Maret 2010

JAWABAN POST TEST NO.9


1. Pegertian Organisasi Virtual

Organisasi virtual adalah suatu jaringan organisasi yang independen yang dihubungkan melalui teknologi informasi dengan tujuan untuk mengeksploitasi peluang pasar dengan berbagi ketrampilan, biaya, dan akses pasar.


2. Cara Implementasi Organisasi Virtual

Salah satu contoh yang sudah ada dalam konsep organisasi virtual adalah situs rajapresentasi dot kom. Situs penyedia presentasi dari buku-buku referensi sesuai keinginan pelanggan. Di situ hanya ada satu bagian saja yang merangkap sebagai pemasaran, administrator, penerjemah, sekaligus direktur. Dan bisa dikatakan organisasi rajapresentasi tanpa kantor nyata. Sehingga virtual tetapi hasil nyatanya ada. Presentasi dari buku-buku referensi yang kebanyakan berbahasa Inggris dan bisa dikebut digarap 2 x 24 jam.

Rabu, 17 Maret 2010

PERBEDAAN JARINGAN KOMPUTER DAN SISTEM TERSEBAR

Definisi Jaringan Komputer

Dengan berkembangnya teknologi komputer dan komunikasi suatu model komputer tunggal yang melayani seluruh tugas-tugas komputasi suatu organisasi kini telah diganti dengan sekumpulan komputer yang terpisah-pisah akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan tugasnya, sistem seperti ini disebut jaringan komputer (computer network).(1)
Dalam buku ini kita akan menggunakan istilah jaringan komputer untuk mengartikan suatu himpunan interkoneksi sejumlah komputer yang autonomous. Dua buah komputer dikatakan terinterkoneksi bila keduanya dapat saling bertukar informasui. Betuk koneksinya tidak harus melalui kawat tembaga saja melainkan dapat emnggunakan serat optik, gelomabng mikro, atau satelit komunikasi.
Untuk memahami istilah jaringan komputer sering kali kita dibingungkan dengan sistem terdistribusi (distributed system). Kunci perbedaannya adalah bahwa sebuah sistem terdistribusi,keberadaan sejumlah komputer autonomous bersifat transparan bagi pemakainya. Seseorang dapat memberi perintah untuk mengeksekusi suatu program, dan kemudian program itupun akan berjalan dan tugas untuk memilih prosesor, menemukan dan mengirimkan file ke suatu prosesor dan menyimpan hasilnya di tempat yang tepat mertupakan tugas sistem operasi. Dengan kata lain, pengguna sistem terditribusi tidak akan menyadari terdapatnya banyak prosesor (multiprosesor), alokasi tugas ke prosesor-prosesor, alokasi f\ile ke disk, pemindahan file yang dfisimpan dan yang diperlukan, serta fungsi-fungsi lainnya dari sitem harus bersifat otomatis.
Pada suatu jaringan komputer, pengguna harus secara eksplisit log ke sebuah mesin, secara eksplisit menyampaikan tugasnya dari jauh, secara eksplisity memindahkan file-file dan menangani sendiri secara umum selusurh manajemen jaringan. Pada sistem terdistribusi, tidak ada yang perlu dilakukan secara eksplisit, sermunya sudah dilakukan secara otomatis oleh sistem tanpa sepengetahuan pemakai.

Dengan demikian sebuah sistem terdistribusi adalah suatu sistem perangkat lunak yang dibuat pada bagian sebuah jaringan komputer. Perangkat lunaklah yang menentukan tingkat keterpaduan dan transparansi jarimngan yang bersangkutan. Karena itu perbedaan jaringan dengan sistem terdistribusi lebih terletak pada perangkat lunaknya (khususnya sistem operasi), bukan pada perangkat kerasnya.



Definisi Sistem Terdistribusi/Sistem Tersebar:

Sebuah sistem yg komponennya berada pd jaringan komputer. Komponen tsb saling berkomunikasi & melakukan koordinasi hanya dgn pengiriman pesan (message passing).

Contoh: Internet, intranet, mobile computing

Mengapa diperlukan Sistem Terdistribusi?

Performance: sekumpulan prosesor dapat menyediakan kinerja yang

lebih tinggi daripada komputer yang terpusat

Distribution: banyak aplikasi yang terlibat, sehingga lebih baik jika

Dipisah dalam mesin yang berbeda (contoh: aplikasi perbankan, komersial)

Reliability: jika terjadi kerusakan pada salah satu mesin, tidak akan

mempengaruhi kinerja system secara keseluruhan

Incremental Growth: mesin baru dapat ditambahkan jika kebutuhan proses meningkat

Sharing Data/Resource

Resource adalah segala hal yang dapat digunakan bersama dalam jaringan komputer, meliputi hardware (e.g. disk, printer, scanner), juga software (berkas, basis data, obyek data).

Communication: menyediakan fasilitas komunikasi antar manusia

Karakteristik Sistem Terdistribusi :

1. No global clock

Terdapat batasan pada ketepatan proses sinkronisasi clock pada sistem terdistribusi, oleh karena asynchronous message passing

Pada sistem terdistribusi, tidak ada satu proses tunggal yang mengetahui global state sistem saat ini (disebabkan oleh concurrency dan message passing)

2. Independent failure

Kemungkinan adanya kegagalan proses tunggal yang tidak diketahui

Proses tunggal mungkin tidak peduli pada kegagalan sistem keseluruhan.

Setiap komponen/perangkat dapat mengalami kegagalan namun komponen/perangkat lain tetap berjalan dengan baik.

3. Concurrency of components

Pengaksesan suatu komponen/sumber daya (segala hal yang dapat digunakan bersama dalam jaringan komputer, meliputi H/W dan S/W) secara bersamaan. Contoh: Beberapa pemakai browser mengakses halaman web secara bersamaan.

Model Sistem Terdistribusi:

1. Sistem client – server

Merupakan bagian dari model sistem terdistribusi yang membagi jaringan berdasarkan pemberi dan penerima jasa layanan.

2. Sistem point to point

Merupakan bagian dari model sistem terdistribusi dimana sistem dapat sekaligus berfungsi sebagai client maupun server.

3. Sistem terkluster

Adalah gabungan dari beberapa sistem individual (komputer) yang dikumpulkan pada suatu lokasi, saling berbagi tempat penyimpanan data (storage), dan saling terhubung dalam jaringan lokal (Local Area Network).

Permasalahan Sistem Terdistribusi:

Masalah dengan sistem terdistribusi yang dapat dimunculkan antara lain berkaitan dengan :

Software - bagaimana merancang dan mengatur software dalam Distribusi Sistem

Network – ketergantungan pada infrastruktur jaringan

Security – kemudahan akses ke data yang di share, memunculkan masalah keamanan

Tantangan Sistem Terdistribusi:

Heterogen terhadap:

- Infrastruktur jaringan

- Hardware dan software (sistem operasi, perbedaan UNIX socket dan Winsock)

- Bahasa pemrograman

Beberapa pendekatan :

Middleware (contoh : CORBA, JINI, DCOM, JavaRMI)

Mobile Program (contoh : JAVA)

Openness

Memastikan sistem dapat diperluas dan mudah dalam pemeliharaan, mengikuti standard antarmuka

Security

Privacy, Authentication, Availability

Scalability

Apakah sistem masih efektif dan handal dalam perkiraan pertumbuhannya?

Penanganan Kegagalan

-Pendeteksian

-Masking: transmisi ulang, redudansi penyimpanan data

-Toleransi: exception handling

-Redudancy: redudan rute jaringan, replikasi data pada beberapa mesin

Concurrency: penjadwalan yg konsisten terhadap concurrent thread, menghindari masaah deadlock dan lifelock

Transparency

Menyembunyikan keanekaragaman dan tersebarnya sistem sehingga tampak sebagai satu sistem bagi user.

Kategori transparency:

-Access: menyembunyikan penggunaan komunikasi untuk mengakses remote resource sehingga user beranggapan bahwa semua resource adalah lokal.

contoh: pemetaan drive menggnakan Samba Server, NFS

-Location: user tidak perlu mengetahui lokasi dari remote resource

-Concurrency: user tidak peduli paralel akses ke remote resource dan inkonsistensi dihindari dengan menggunakan mekanisme concurrency control.

-Replication: menyembunyikan perbedaan-perbedaan antara layanan replicated dan non-replicated.

-Failure: menyembunyikan pengaruh partial fail. Dapat diterapkan mekanisme recovery.

-Migration/Mobility: kemampuan untuk melakukan relocate resource secara dinamik tanpa kekhawatiran rekonfigurasi ulang dari user.

-Performance: meminimalkan tambahan performance menggunakan remote resource, sehingga response time dan throughput sebanding dengan ketika mengakses resource secara lokal.

-Scaling: menyembunyikan variasi dalam kelakuan sistem ketika dilakukan perubahan scope atau skala sistem. Skala biasanya diukur dalam hal kecepatan, size dan geographical scope.

Pengikut

Mengenai Saya

Foto saya
Selalu menyukai Teknologi dan olahraga yang selalu membuat badan jiwa dan rohani kita Sehat.Cintai Kebersihan karena Sebagiannya adalah Iman. Dan yang penting BERBAHAGIALAH

Waktu adalah Uang

please translate